Ada 4 teori yang cukup terkenal dalam menjelaskan masuknya agama Islam ke Indonesia. 1. Teori India (Gujarat) Teori India atau teori Gujarat menyebutkan agama islam masuk ke Indonesia melalui para pedagang dari india muslim (Gujarat) yang berdagang di nusantara pada abad ke-13. Saudagar dari Gujarat yang datang dari Malaka kemudian menjalin Menurut para pendukung teori ini, Islam telah disebarkan ke Indonesia sejak 7-8 Masehi. Mengutip buku Sejarah Indonesia Paket C SMA/MA: Islam Nusantara karya Im Sodiawati dan Ahmad Abdul Ghofur (2017), Buya Hamka menolak teori Gujarat dan mengemukakan bahwa Islam dibawa langsung ke Nusantara oleh bangsa Arab. Sebab, gelar raja Samudera Pasai sama dengan gelar raja-raja di Arab, yaitu Al-Malik. Oleh sebab itu teori cara masuknya Islam ke Indonesia beragam, sebagai berikut: 1. Teori Jalur Perdagangan. Teori cara masuknya Islam ke Indonesia yang populer adalah melalui jalur perdagangan pada abad ke-7 hingga abad ke-11, agama Islam diyakini telah memasuki wilayah Indonesia. Menurut catatan dari pedagang baik luar negeri maupun Indonesia Setidaknya ada 5 teori masuknya Islam ke Indonesia. Kelima teori sejarah masuknya Islam ke Indonesia tersebut yakni Teori Gujarat (India), Teori Arab (Mekkah), Teori Persia (Iran), dan Teori Cina. Penjelasan masing-masing teori bisa disimak di bawah ini. 1. Teori Gujarat Masuknya Islam ke Indonesia .

4 teori masuknya islam ke indonesia